| Foto bersama SDN 1 Balad/Dok.pribadi/Daffa Ananta Luthfillah |
IqtafNews : Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati
Cirebon (UIN SSC) Sedang menggelar acara Iqtaf Mengabdi di Desa Balad Kecamatan
Dukupuntang. Kegiatan dihari kedua ini, tepatnya yang berlangsung pada Selasa, 23
Juni 2026 di desa Balad itu Melakasanakan Bakti sosial, pembelajaran kepada
Anak anak sekolah dasar, MI, RA dan membantu UMKM masyarakat.
Try Cakra, sebagai salah satu perwakilan dari
kelompok bagian pendidikan menjelaskan bahwa untuk materi yang diajarkan kepada
para siswa itu menyesuaikan tingkat kemampuan mereka terhadap pembelajaran seperti
niat niat berwudhu dan tata cara sebagainya.
"pembelajaran mulai di jam 08.00 sampai
09.00 untuk teknis pembelajarran di bagi 2 kelompok, kelompok pertama itu dari
kelas 1 dan 2 kelompok berikutnya kelas 3 sampai 5," ujar dia.
Menurutnya, pembelajaranya itu dihari pertama
ini tidak banyak. Karena dari para siswanya sendiri memang lumayan susah untuk
menerima materi yang banyak, tidak hanya pembelajaran saja akan tetapi disertai
juga dengan beberapa game yang menyenangkan.
"setelah pembelajaran juga satu persatu
siswa dites mengenai materi yang telah di ajarkan tadi," katanya.
Sementara itu, Rosdiana sebagai perwakilan
juga mengatakan untuk kelas 3 samapai 5 itu pembelajaranya mengenai niat, rukun
dan sunnah wudhu. Untuk pembelajaranya itu menggunakan arab latin, karena ada
beberapa siswa yang memang belum terlalu mengenal tulisan arab.
"beberapa dari mereka para siswa sudah
hafal bacaan bacaannya. Pembelajarannya juga disertai beberapa pertanyaan
mengenai shalat lainnya seperti, jumlah rakaat, jumlah shalat wajib dan
sebagainya," ucap dia.
Selain itu, Fara Abeliana sebagai salah satu
perwakilan dari kelompok bagian Bakti Sosial (Baksos) menjelaskan bahwa keadaan
Mushola Baiturrahman tidak terurus, mulai dari tempat yang kotor dan penuh debu.
Ia menjelaskan bahwa kami datang ke sana untuk
membersihkan musola tersebut agar layak dipakai untuk beribadah oleh masyarakat
sekitar
"kondisinya menghawatirkan karena
bagaimanapun itu musola sebagai tempat ibadah yang memang harus dijaga,"
tuturnya.
Sementara itu, Irfan Muhaimin sebagai
perwakilan dari kunjungan UMKM masyatakat Balad. Mereka mendatangi salah UMKM
milik ibu Nur Hidayah S.Pd dalam bidang pengelolaan dan pembuatan Kue Basah, yang
nantinya akan dijual ke pasar kramat.
“Ibu Nur Hidayah menceritakan bahwa awal
mulanya itu hanya jual antar tetangga dan desa sekitar saja, tapi sekarang seirinng
berjalanya waktu ibu Nur Hidayah mulai berjualan di pasar hingga saat ini.
Bahkan sekarang setiap harinya bisa produksi sampai 200 kueh basah,” Ucapnya
Harapan kami mengadakan Program Iqtaf Mengbdi
ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya desa Balad.
COMMENTS