Menjaga Etika Sosial : Refleksi QS. Al-Hujurat Ayat 6

 

Media Sosial.Pinterst/Utusan Online


Perkembangan teknologi membuat media sosial menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hampir setiap orang memiliki akun media sosial, mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, hingga X. Media sosial memberikan banyak manfaat, seperti memudahkan komunikasi, menambah wawasan, mencari hiburan, bahkan menjadi tempat untuk belajar dan mengembangkan diri. Namun, di balik semua kemudahan tersebut, masih banyak pengguna yang belum memahami pentingnya menjaga etika ketika menggunakan media sosial.

Jika melihat kondisi saat ini, tidak sulit menemukan berbagai komentar yang bernada kasar, saling menghina, hingga penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya. Bahkan, tidak sedikit orang yang dengan mudah menghakimi orang lain hanya karena berbeda pendapat. Menurut saya, hal seperti ini menjadi salah satu penyebab mengapa media sosial sering kali menjadi tempat terjadinya perdebatan yang tidak sehat. Padahal, setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat selama dilakukan dengan cara yang baik dan tetap menghormati orang lain.

Sebagai mahasiswa, kita seharusnya mampu menjadi contoh dalam menggunakan media sosial secara bijak. Mahasiswa dikenal sebagai kelompok yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan mampu menyampaikan pendapat berdasarkan fakta. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita lebih berhati-hati sebelum menulis komentar, membagikan informasi, ataupun memberikan tanggapan terhadap suatu isu yang sedang ramai diperbincangkan. Jangan sampai karena ingin mengikuti tren atau sekadar mencari perhatian, kita justru menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Salah satu bentuk etika yang sederhana tetapi sering dilupakan adalah membiasakan diri untuk berpikir sebelum mengunggah sesuatu. Tidak semua hal harus dipublikasikan di media sosial. Ada kalanya kita perlu mempertimbangkan apakah unggahan tersebut akan memberikan manfaat atau justru menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu, kita juga perlu menghargai privasi orang lain dengan tidak menyebarkan foto, video, atau informasi pribadi tanpa izin. Sikap seperti ini menunjukkan bahwa kita memiliki rasa tanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan di dunia digital.

Dalam Islam, menjaga etika ketika berbicara maupun menulis juga sangat dianjurkan. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an:

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena kebodohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu." (QS. Al-Hujurat: 6).


Ayat tersebut mengajarkan pentingnya melakukan tabayyun atau memeriksa kebenaran suatu informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini karena informasi di media sosial dapat menyebar dalam hitungan detik. Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa saja ikut menyebarkan hoaks yang merugikan banyak orang. Oleh karena itu, kebiasaan memeriksa sumber informasi merupakan salah satu bentuk etika yang perlu diterapkan oleh setiap pengguna media sosial.


Menurut saya, menjaga etika di media sosial sebenarnya bukan sesuatu yang sulit. Hal tersebut bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan bahasa yang sopan, menghargai pendapat orang lain, tidak mudah terpancing emosi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Walaupun terlihat sederhana, jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan tersebut akan menciptakan lingkungan media sosial yang lebih nyaman dan sehat.

Pada akhirnya, media sosial hanyalah sebuah alat. Dampak yang ditimbulkan bergantung pada bagaimana kita menggunakannya. Jika dimanfaatkan dengan baik, media sosial dapat menjadi tempat untuk berbagi ilmu, menyebarkan inspirasi, dan mempererat hubungan antarsesama. Sebaliknya, jika digunakan tanpa etika, media sosial justru dapat memicu konflik dan merugikan banyak pihak. Karena itu, sebagai generasi muda dan mahasiswa, sudah saatnya kita menjadi pengguna media sosial yang lebih bijak. Menjaga etika bukan hanya menunjukkan kedewasaan dalam berkomunikasi, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab kita sebagai individu yang ingin memberikan manfaat bagi orang lain.


Penulis : Dina Nugraha

COMMENTS

Name

Administrasi,5,agama,1,AIAT,6,aksi,1,Al-Quran,65,anak muda,4,Anak Muda,6,artikel,3,Artikel,113,Ayat al-Qur'an,11,Bakti Sosial,7,Bedah Buku,2,Berita,21,braille,1,Buku,3,Cara Kirim Tulisan Ke Web HMJ IQTAF Senja Cirebon,47,cerpen,2,Cirebon,1,Closingceremony,1,DesaBalad,8,digital,12,diskusi,1,esai,6,Etika,2,Fikih,2,Fiksi,9,Fiksi Lainnya,1,fiqh,2,fiqih,1,fkmthi,19,Fua,1,Futs,1,Gen Z,1,gusbaha,1,Hadis,2,Hafalan,4,haji,2,hari buku,1,Hari Buruh,3,hariarafah,1,Harlah,18,HMJ IQTAF,22,iaincirebon,21,iat,40,Idulfitri,1,Ikhbar.com,1,indonesia,1,inspiratif,1,internasional,6,iqtaf,26,IQTAF Mengabdi,13,Iqtaffestx,8,Iqtaffestxi,6,Iqtaffestxii,4,Islam,6,Kajian,22,kajian Qur'ani,3,kaligrafi,1,Kartini,1,Kelas Jurnalistik,4,kepemimpinan,4,Kesuksesan,6,Kewarganegaraan,5,Kewirausahaan,4,Kominfo,6,Konferensi,2,KUA,1,kurban,1,lakpesdam,1,LDK,3,Lebaran,1,Lomba,4,Mahasiswa,10,Makrab,3,malampuncak,1,manasik,1,masyrakat,1,media massa,5,Medsos,2,MHQ,2,Minat Bakat,4,Motivasi,6,MQK,2,MTQ,3,Mubes,1,Muharram,1,Nabi Muhammad,1,nasional,3,Nasionalisme,2,Nepotisme,1,News,199,Non-fiksi,8,Nonfiksi,29,nuzulul qur'an,4,Observasi,1,opening,1,Opini,10,Pantun,1,PAO,10,PBAK,2,pelatihan,1,PENA KAMI,6,penampilan,1,Pendidikan,7,Pengabdian Masyarakat,12,Peradaban,5,Perbedaan,2,Perempuan,1,Pernikahan,1,Persahabatan,1,persidangan,3,Pesantren Kilat,2,pondok pesantren,5,Prestasi,3,Profil Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon,1,program studi,1,Proker,3,puasa,3,public lecture,2,puisi,6,Puisi,24,Quotes,3,raker,5,Ramadan,5,Rapat Kerja,1,refleksikemanusiaan,1,resensi,1,Ringkasan Buku,1,Sains,1,santri,8,Santunan,2,Sejarah,1,Sima'an,3,Sosial,5,Sunah,1,tabayyun,1,Tafsir,13,tafsirhadis,12,Tahunbaru,1,Tarjamah,1,Tepuk Sakinah,1,Terkini,1,tokoh,1,UINSSC,1,Ulama,6,UMKM,2,Upgrading,3,Ushul Fiqih,1,Webinar,17,Wisuda,1,workshop,1,
ltr
item
HMJIQTAFSENJA.COM | Platform Digital HMJ IQTAF UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: Menjaga Etika Sosial : Refleksi QS. Al-Hujurat Ayat 6
Menjaga Etika Sosial : Refleksi QS. Al-Hujurat Ayat 6
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXnSXUY5Z8Ey_8sp-LHlczdjORFNz5oW7AOVytBPjBpIHyprAmozVWsxZpLEmP8SrJ0f5xuFOlj6WUo38hSL6JwF2Iw4Jhva8Zje64kkGALykLnAxbAh4bEh_WwRRWvw5qw5yXQIab6SQD-5jan-tanjJiiXxi_GqzDE9I1FP4R6r2oZcz6dDpUAJkvUA/w400-h239/Merdekakah%20kita%20sebenarnya%20dalam%20dunia%20digital_.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXnSXUY5Z8Ey_8sp-LHlczdjORFNz5oW7AOVytBPjBpIHyprAmozVWsxZpLEmP8SrJ0f5xuFOlj6WUo38hSL6JwF2Iw4Jhva8Zje64kkGALykLnAxbAh4bEh_WwRRWvw5qw5yXQIab6SQD-5jan-tanjJiiXxi_GqzDE9I1FP4R6r2oZcz6dDpUAJkvUA/s72-w400-c-h239/Merdekakah%20kita%20sebenarnya%20dalam%20dunia%20digital_.jpeg
HMJIQTAFSENJA.COM | Platform Digital HMJ IQTAF UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
https://www.hmjiqtafsenja.com/2026/07/menjaga-etika-sosial-refleksi-qs-al.html
https://www.hmjiqtafsenja.com/
https://www.hmjiqtafsenja.com/
https://www.hmjiqtafsenja.com/2026/07/menjaga-etika-sosial-refleksi-qs-al.html
true
7562635208007576303
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy