![]() |
| Pemandangan Bulan di Malam Hari dengan Lentera. Pinterest/maryamkhaledz |
Oleh: Maftuha Salmah Salsabila
Kembalinya Sang Arutala
Ramadan kembali menyapa.
ia bersinar terang bagai arutala.
menyapa semua jiwa yang merindukannya.
Menyembuhkan setiap jiwa yang berlumur dosa.
Ramadan datang lagi,
Membawa segenap harsa yang begitu suci.
Namun, aku datang menemuinya dengan hati yang mati,
dan dengan segala kerapuhan yang menyelimuti.
Aku tertegun malu melihat nya.
Rasanya tak pantas menyambutnya,
Sebab diriku yang begitu jauh dari Tuhannya.
Namun ia datang membawa kemuliaan tak terduga.
Dimalamnya yang sunyi nan tenang,
Dia dengan segala kasih menunggu hamba-Nya untuk pulang,
Memberi ampunan yang begitu lapang.
Membiarkan segala sedih menghilang.
Kini ku paham,
Ramadan selalu datang diwaktu yang tepat,
Saat Atma mulai terasa begitu penat.
Ramadan hadir untuk menjadi teduh,
bagi hal-hal yang telah lama dipendam dalam keluh.
Cirebon, 23 Februari 2026
Penulis merupakan mahasiswa IAT semester 4
Editor: Nafilatul Barkah

COMMENTS