![]() |
| Kambing di Padang Rumput. Pinterest/RBRebin |
Hari Raya Idul Adha identik dengan kurban hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah bagi yang mampu. Namun, bagaimana bagi yang belum mampu?
Dengan bahasa yang lugas dan jenaka gus baha memberikan pandangan alternatif yang mencerahkan, dengan kitab acuannya yaitu hasyah Al-bajuri ala ibn qasim dengan mengambil sudut pandang fiqih syariat dan sosial budaya.
Tinjauan dari sisi fiqih syariat
Dalam suatu momen gus baha menyampaikan "yang namanya udhiyah itu harus domba yang umurnya satu tahun dan kalo sapi 2 tahun atau bisa dengan melihat tanggal giginya"
Udhiyah itu apa? Yaitu ketentuan hewan yang boleh atau akan dikurbankan di hari tasreq atau lebih tepatnya pada setiap tanggal 10 dzulhizah, tapi di sini gus menyampaikan bahwa pada dasarnya menyembelih apapun itu boleh yang penting halal.
Karena esensinya hari raya qurban itu hari makan makan karenanya puasa pada hari tasreq itu di haramkan.
Ø£َÙŠَّامُ التَّØ´ْرِيقِ Ø£َÙŠَّامُ Ø£َÙƒْÙ„ٍ ÙˆَØ´ُرْبٍ ÙˆَذِÙƒْرٍ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ
Artinya:"Hari-hari Tasyrik adalah hari-hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah."
Dalam kesempatan ini juga gus baha menceritakan tentang sahabat nabi, yaitu ibnu abbas, bahwasannya ibnu abbas kerap menyembelih pitik (ayam jantan).
Ibmu abbas tidak menganggap bahwa pitik/angsa itu sebagai hewan yang sah untuk berkurban, melainkan untuk menghilangkan tamak dan menghidupkan hari tasreq yang esensinya pada hari itu ialah hari yang berbahagia.
Tinjauan dari sisi adat
Kontruksi adat yang sering keliru di masyarakat itu adalah ketika tidak mampu membeli kambing, sapi, atau unta mereka beranggapan tidak usah menyembelih atau membeli daging hewan apapun. Ujar gus baha
Paradigma seperti ini sangat bertentangan dengan kaidah fiqih
Ù…َا Ù„َا ÙŠُدْرَÙƒُ ÙƒُÙ„ُّÙ‡ُ، Ù„َا ÙŠُتْرَÙƒُ ÙƒُÙ„ُّÙ‡ُ
Artinya:Apa yang tidak bisa digapai (didapatkan) semuanya, jangan ditinggalkan semuanya."
Gus baha juga beranggapan bahwa masyarakat itu paradigmanya masih banya yang bertentangan dengan kaidah fiqih yang tadi disebutkan. Dan sering terjadi tamak pula akibat hal tersebut karena keberharapan akan kebagian daging dari panitia qurban, semisal gak dapet daging malah panitia yang disalahkan
Penulis: Rifqi Najdan | Editor : Muchammad Abyan

COMMENTS