Hari Pendidikan Nasional: Sekadar Peringatan atau Tamparan bagi Peradaban?

 

Pendidikan Indonesia. Pinterest/Popmama.com

 

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Momentum ini lazimnya diisi dengan upacara bendera, pidato seremonial, dan berbagai kegiatan perayaan di sekolah maupun kampus. Namun, di balik rupa-rupa selebrasi tersebut, sepatutnya kita mengajukan sebuah pertanyaan reflektif: apakah tanggal 2 Mei ini benar-benar murni sebuah "peringatan" atas keberhasilan, atau justru sebuah "tamparan" keras bagi realitas sistem pendidikan kita hari ini?

 

Jika kita melakukan analisis historis dan filosofis terhadap akar sistem pendidikan kita, cita-cita mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kerap kali masih terbentur kenyataan pahit. Mulai dari ketimpangan akses, kualitas literasi yang memprihatinkan, komersialisasi institusi, hingga degradasi moral pelajarnya.

 

Al-Qur’an sejatinya telah meletakkan cetak biru (blueprint) peradaban berbasis ilmu pengetahuan sejak empat belas abad silam. Mari kita telaah kembali esensi pendidikan melalui kacamata QS. Al-‘Alaq: 1-5 dan QS. Al-Mujadalah: 11, agar perayaan Hardiknas tidak menguap sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi teguran yang menggerakkan.

 

Iqra’: Tamparan Literasi bagi Kebodohan Struktural

 

Pendidikan dalam Islam tidak dimulai dari dogma buta, melainkan dari perintah observasi, riset, dan literasi. Wahyu pertama yang turun menegaskan hal ini dalam QS. Al-‘Alaq: 1-5:

 

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ (١) خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ (٢) اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ (٣) الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ (٤) عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ (٥)

 

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan! (1) Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. (2) Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia, (3) yang mengajar (manusia) dengan pena. (4) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (5)"

 

Jika kita tarik ke belakang, turunnya ayat ini di Jazirah Arab pada abad ke-7 merupakan sebuah "tamparan" revolusioner bagi masyarakat yang saat itu miskin literasi dan terkungkung dalam struktur kebodohan (Jahiliyah). Syekh Muhammad Thahir bin ‘Asyur dalam tafsir At-Tahrir wa At-Tanwir menjelaskan bahwa perintah Iqra' (bacalah) yang disandingkan dengan Al-Qalam (pena) adalah fondasi peradaban. Pena adalah simbol dokumentasi, transformasi, dan transmisi ilmu pengetahuan lintas generasi. 

 

Dalam konteks hari ini, perintah membaca bukan sekadar mengeja aksara, melainkan kemampuan membaca realitas sosial, berpikir kritis, dan menganalisis secara mendalam. Jika sistem pendidikan kita saat ini hanya mencetak generasi yang pandai menghafal namun gagap dalam literasi kritis atau etika bermedia, maka wahyu pertama ini bertindak sebagai tamparan keras atas cara kita mengelola institusi pembelajaran. 

 

Derajat Ilmu: Substansi Kualitas atau Pragmatisme Gelar?

 

Selain aspek literasi, Al-Qur’an juga memberikan jaminan kedudukan sosial dan spiritual bagi para pencari ilmu. Hal ini termaktub dalam QS. Al-Mujadalah: 11:

 

...يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

 

"...Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan."

 

Imam Al-Baghawi dalam tafsir Ma’alim at-Tanzil menerangkan bahwa pengangkatan derajat ini berlaku di dunia berupa kemuliaan dan nama baik, serta di akhirat berupa pahala di surga. Syaratnya dua: keimanan (integritas/moralitas) dan ilmu pengetahuan.

 

Ayat ini menyodorkan kritik tajam terhadap fenomena pendidikan modern yang kerap kali direduksi menjadi sekadar pabrik pencetak ijazah. Ketika pendidikan kehilangan ruh filosofisnya dan hanya digerakkan oleh pragmatisme pasar kerja, maka "derajat" yang dijanjikan Al-Qur’an berubah makna menjadi sekadar tingkatan administrasi atau kelas sosial yang elitis.

 

Derajat yang tinggi menurut Al-Qur'an lahir dari perpaduan kecerdasan akal dan keanggunan moral. Pendidikan gagal jika ia memproduksi manusia yang cerdas secara akademik tetapi gemar menzalimi sesama, merusak lingkungan, atau nir-empati.

 

Kesimpulan: Pendidikan sebagai Kesadaran

 

Hari Pendidikan Nasional seyogianya menjadi ruang refleksi. Pesan dari Surah Al-‘Alaq dan Al-Mujadalah mengingatkan kita bahwa pendidikan bukanlah sekadar proses pengalihan informasi dari guru ke murid, melainkan proses evolusi kesadaran manusia.

 

Jika Hardiknas dirasa sebagai sebuah peringatan, maka jadikanlah ia dorongan untuk terus menyempurnakan tradisi keilmuan kita. Namun, jika ia terasa sebagai sebuah tamparan, terimalah itu sebagai teguran untuk membongkar dan menata ulang sistem agar kembali pada fitrahnya: melahirkan manusia-manusia yang beradab, literat, dan berintegritas tinggi.



Penulis: Mahasiswa IAT | Editor: Nafilatul barkah

COMMENTS

Name

Administrasi,5,agama,1,AIAT,6,aksi,1,Al-Quran,63,anak muda,4,Anak Muda,6,artikel,3,Artikel,113,Ayat al-Qur'an,8,Bakti Sosial,5,Bedah Buku,2,Berita,17,Buku,2,Cara Kirim Tulisan Ke Web HMJ IQTAF Senja Cirebon,47,cerpen,2,Closingceremony,1,digital,12,esai,6,Fikih,2,Fiksi,9,Fiksi Lainnya,1,fiqh,2,fkmthi,19,Fua,1,Futs,1,Gen Z,1,Hadis,2,Hafalan,4,hari buku,1,Hari Buruh,3,Harlah,18,HMJ IQTAF,12,iaincirebon,21,iat,35,Idulfitri,1,Ikhbar.com,1,indonesia,1,internasional,6,iqtaf,26,IQTAF Mengabdi,4,Iqtaffestx,8,Iqtaffestxi,6,Iqtaffestxii,4,Islam,5,Kajian,22,kajian Qur'ani,1,kaligrafi,1,Kartini,1,Kelas Jurnalistik,4,kepemimpinan,4,Kesuksesan,6,Kewarganegaraan,5,Kewirausahaan,3,Kominfo,6,Konferensi,2,KUA,1,LDK,3,Lebaran,1,Lomba,4,Mahasiswa,8,Makrab,3,masyrakat,1,media massa,5,MHQ,2,Minat Bakat,4,Motivasi,6,MQK,2,MTQ,3,Mubes,1,Nabi Muhammad,1,nasional,2,Nasionalisme,2,Nepotisme,1,News,179,Non-fiksi,8,Nonfiksi,29,nuzulul qur'an,4,Observasi,1,Opini,10,Pantun,1,PAO,10,PBAK,2,pelatihan,1,PENA KAMI,6,Pendidikan,4,Pengabdian Masyarakat,7,Peradaban,5,Perbedaan,2,Perempuan,1,Pernikahan,1,Persahabatan,1,persidangan,3,Pesantren Kilat,2,pondok pesantren,5,Prestasi,3,Profil Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon,1,program studi,1,Proker,3,puasa,3,public lecture,2,puisi,6,Puisi,23,Quotes,3,raker,5,Ramadan,5,Rapat Kerja,1,refleksikemanusiaan,1,Ringkasan Buku,1,Sains,1,santri,8,Santunan,1,Sejarah,1,Sima'an,3,Sosial,5,Sunah,1,Tafsir,12,tafsirhadis,12,Tarjamah,1,Tepuk Sakinah,1,Terkini,1,tokoh,1,Ulama,6,Upgrading,3,Ushul Fiqih,1,Webinar,17,Wisuda,1,
ltr
item
HMJIQTAFSENJA.COM | Platform Digital HMJ IQTAF UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: Hari Pendidikan Nasional: Sekadar Peringatan atau Tamparan bagi Peradaban?
Hari Pendidikan Nasional: Sekadar Peringatan atau Tamparan bagi Peradaban?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3fLuRuKYDZJmO0FfQ-1oT5jO7bOBxT_thWI0ZBwii9NBeLGAPKilFu0PnJjtCDRoDv35yNaMjQtooZAWaxadUD2dETT9lgj0pXSbFokCIWqGbB7AXn_kL7TZW4SKOyOw0-X5uN5UpNXuyjSn29OQ4by0nOY5kUIQQFZ1lzw51naTNx4Ivpu9UktRqis0/w400-h266/WhatsApp%20Image%202026-05-03%20at%2000.00.00.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3fLuRuKYDZJmO0FfQ-1oT5jO7bOBxT_thWI0ZBwii9NBeLGAPKilFu0PnJjtCDRoDv35yNaMjQtooZAWaxadUD2dETT9lgj0pXSbFokCIWqGbB7AXn_kL7TZW4SKOyOw0-X5uN5UpNXuyjSn29OQ4by0nOY5kUIQQFZ1lzw51naTNx4Ivpu9UktRqis0/s72-w400-c-h266/WhatsApp%20Image%202026-05-03%20at%2000.00.00.jpeg
HMJIQTAFSENJA.COM | Platform Digital HMJ IQTAF UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
https://www.hmjiqtafsenja.com/2026/05/hari-pendidikan-nasional-sekadar.html
https://www.hmjiqtafsenja.com/
https://www.hmjiqtafsenja.com/
https://www.hmjiqtafsenja.com/2026/05/hari-pendidikan-nasional-sekadar.html
true
7562635208007576303
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy